Lompat ke konten
Beranda » Cara Kerja Pemrosesan Informasi dalam Kognisi Manusia

Cara Kerja Pemrosesan Informasi dalam Kognisi Manusia

  • oleh
Proses informasi.

Proses pemrosesan informasi adalah langkah penting dalam menjelaskan cara pikiran manusia berfungsi. Dari sederhana seperti perubahan posisi benda hingga pencetakan teks dari sistem komputer, semuanya melibatkan proses ini.

Pengertian tersebut diperkenalkan oleh Claude E. Shannon, menggambarkan bagaimana informasi tersirat diubah menjadi informasi eksplisit.

Peran dalam Psikologi Kognitif

Dalam psikologi kognitif, pendekatan pemrosesan informasi memainkan peran sentral dalam memahami pemikiran manusia.

Dikembangkan pada tahun 1940-an dan 1950-an, pendekatan ini menandai kognitivisme dan fungsionalisme, memandang kognisi sebagai proses komputasi yang dilakukan oleh pikiran (software) dalam otak (hardware).

Pendekatan ini tidak hanya memandang proses tersebut sebagai linier atau berjalan berurutan, tetapi juga dapat terjadi secara paralel atau terdistribusi.

Baca juga: Strategi Meningkatkan Website E-Commerce untuk Pemula dan Lanjutan

Jenis Pemrosesan Informasi

Ada dua jenis utama informasi: yang terkait dengan sistem mekanis dan yang terkait dengan sistem hidup. Kategori ini penting karena menuntun kepada pemahaman tentang cybernetics untuk sistem mekanis dan komunikasi untuk sistem hidup.

Dalam psikologi kognitif, pemrosesan informasi melibatkan dua dimensi utama: mode pemrosesan dan tingkat elaborasi.

Proses pemrosesan informasi juga memiliki implikasi praktis dalam kehidupan sehari-hari kita. Ini berkaitan erat dengan aspek memori, di mana kita mengalami tahap encoding, storage, dan retrieval.

Selain itu, konsep memori kerja membantu kita memahami bagaimana kita menyimpan dan memanipulasi informasi dalam jangka pendek, dengan elemen seperti memori visuo-spasial dan loop fonologis. Pemahaman ini dapat membantu kita mengelola informasi dengan lebih efektif dalam berbagai konteks, dari belajar hingga bekerja.

Baca juga: Web Traffic: Pengertian dan Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *