Lompat ke konten
Beranda ยป HTTP Cookie: Pengertian dan Fungsi

HTTP Cookie: Pengertian dan Fungsi

  • oleh
Cookie

HTTP cookie, atau sering disebut sebagai cookie web, cookie internet, atau hanya cookie, adalah blok kecil data yang dibuat oleh server web saat pengguna sedang menjelajahi sebuah situs web dan ditempatkan pada komputer atau perangkat pengguna oleh peramban web pengguna.

Cookie ditempatkan pada perangkat yang digunakan untuk mengakses situs web, dan lebih dari satu cookie dapat ditempatkan pada perangkat pengguna selama sesi pengguna.

Fungsi dan Manfaat

Cookie memiliki fungsi yang berguna dan terkadang sangat penting di web. Mereka memungkinkan server web untuk menyimpan informasi berkelanjutan (seperti barang yang ditambahkan ke keranjang belanja di toko online) pada perangkat pengguna atau untuk melacak aktivitas penjelajahan pengguna (termasuk mengklik tombol tertentu, masuk, atau mencatat halaman mana yang telah dikunjungi di masa lalu).

Selain itu, cookie juga dapat digunakan untuk menyimpan informasi yang telah dimasukkan pengguna sebelumnya ke dalam bidang formulir, seperti nama, alamat, kata sandi, dan nomor kartu pembayaran untuk penggunaan berikutnya.

Keamanan dan Privasi

Cookie otentikasi umumnya digunakan oleh server web untuk mengotentikasi bahwa seorang pengguna sudah masuk, dan dengan akun apa mereka masuk. Tanpa cookie, pengguna perlu mengautentikasi diri dengan masuk di setiap halaman yang berisi informasi sensitif yang ingin mereka akses.

Keamanan cookie otentikasi umumnya tergantung pada keamanan situs web yang mengeluarkan dan peramban web pengguna, serta apakah data cookie dienkripsi.

Kerentanan keamanan dapat memungkinkan data cookie dibaca oleh penyerang, digunakan untuk mendapatkan akses ke data pengguna, atau digunakan untuk mendapatkan akses (dengan kredensial pengguna) ke situs web yang dimiliki cookie tersebut.

Penggunaan yang Kontroversi

Cookie pelacakan, terutama cookie pelacakan pihak ketiga, umumnya digunakan sebagai cara untuk menyusun catatan panjang dari riwayat penjelajahan individu โ€” yang menjadi keprihatinan privasi yang mendorong anggota legislatif di Eropa dan Amerika Serikat untuk bertindak pada tahun 2011.

Hukum Eropa mensyaratkan bahwa semua situs web yang menargetkan negara-negara anggota Uni Eropa mendapatkan “persetujuan yang diinformasikan” dari pengguna sebelum menyimpan cookie non-esensial pada perangkat mereka.

Baca juga: Cara Kerja Pemrosesan Informasi dalam Kognisi Manusia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *